Top..!! Desa Tounelet Jadi Persinggahan Kalangan Akademisi

Manado, MYMC-Desa Tounelet, Kecamatan Kakas, Minahasa menjadi referensi sejumlah akademisi dalam hal pemanfaatan dana desa atau dandes. Desa yang dipimpin Kumtua Novi Dorang ini dianggap sukses mengelola dandes dengan manajemen moderen dan transparan.

“Desa Tounelet Disinggahi banyak akademis, baik dari Sulut maupun dari luar Sulut. Mereka memuji pengelolaan dandes secara profesional dan transparan,” ujar Michael George Pandeiroth (MGP), Ketua Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Negara (LSM Penjara) kepada wartawan di Tondano, Jumat (3/1/2020) pagi.

Saat bertandang di kediaman Novi, media ini bertemu dengan salah satu staf pengajar dari perguruan tinggi ternama dari Palu, Sulteng. “Kami ingin mendapatkan gambaran soal kualitas kepemimpinan kepala desa dan bagaimana dia mengelola dandes. Kami pilih Desa Tounelet untuk Sulut karena referensi dari teman-teman akademisi di Sulut,” ujar staf pengajar yang sebelum pindah ke Palu pernah mengajar di Universitas Sam Ratulangi Manado itu.

“Secara umum, Desa Tounelet memang sudah baik. Dandes di Tounelet digunakan sesuai usulan masyarakat dan dipertanggungjawabkan dengan baik pula,” kata dia lagi.

Soal transparansi dan pemanfaatan dandes tersebut, Novi mengaku terinspirasi dan selalu teringat pesan Bupati Minahasa Royke Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey. “Bupati dan Wakil Bupati Minahasa tak jemur mengingatkan soal ini. Dandes memang harus dimanfaatkan dengan baik demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Sejumlah warga Desa Tounelet yang ditanyai mengaku ada banyak perubahan dalam beberapa tahun terakhir. “Pembangunan infrastruktur dipacu, sentra usaha dan pertanian diperhatikan. Pendidikan pun tidak dilupakan,’ ucap salah satu warga.(ags)

Author: Redaksi MyManado

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *