Responsif dengan Keluhan Warga, Dua Kumtua Ini Tuai Apresiasi

TONDANO, MMC-Kinerja dua hukum tua atau kepala desa di Minahasa, Marthen Tombeng (Desa Kaima) dan Arnold Ponamon (Desa Tampusu) menuai responsif banyak kalangan, salah satunya PAMI Sulut. Ketua PAMI Sulut Michael George Pandeiroth (MGP) menilai dua hukum tua itu sudah memaksimalkan semua potensi dalam pembangunan di desanya.

“Semua aspirasi masyarakat yang disampaikan saat musyawarah desa direspon dengan cepat. Pun keluhan yang diutarakan warga secara langsung disikapi dengan baik,” kata MGP kepada wartawan di Tondano, Kamis (2/1/2020).

Ketua PAMI Sulut Michael Pandeiroth dan Kumtua Kaima Martin Tombeng (Foto: mmc)

Aktivis vokal ini menyebut pembangunan di Desa Kaima dan Desa Tampusu cukup menggeliat karena kepemimpinan Tombeng dan Ponamon yang demokratis. “Potensi yang ada dioptimalkan dan semua kalangan dirangkul,” ungkap MGP yang dalam kesempatan tersebut didampingi Sekretaris PAMI Sulut Syarifudin Hadju.

Memang geliat pembangunan di Desa Kaima dan Desa Tampusu sangat terasa dua tahun terakhir. Pembangunan jalan desa, termasuk jalan setapak digenjot, sarana umum diperbaiki dan layanan publik sangat baik.

“Kami harap Kumtua Kaima dan Kumtua Tampusu mempertahankan, bahkan meningkatkan kinerjanya. Kami akan memberikan kritik seperti tahun sebelumnya jika mengabaikan aspirasi masyarakat dan tidak memanfaatkan dana desa dengan baik,” ucap MGP yang dibenarkan Hadju. (ags)

Author: Redaksi MyManado

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *