KSUP Minta Presiden dan Mendagri segera Tindaklanjuti Pilkada Talaud Sesuai UU Terkait

MANADO, MYMC-Komunitas Sulut untuk Pemilu (KSUP) meminta Presiden Jokowi dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian segera menindaklanjuti hasil Pilkada Talaud sesuai Undang-Undang (UU). Permintaan itu disampaikan Koordinator Divisi Hukum dan Invesitigasi KSUP Adhoni Bawangun, SH, MH setelah Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyatakan sikap tak akan melantik pasangan pemenang Pilkada Talaud, Elly Engelbert Lasut dan Moktar Parapaga sebelum ada perintah pengadilan.

“Kami menyayangkan sikap Gubernur Sulut. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebelumnya Tjahjo Kumolo sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Talaud terpilih. SK tersebut sudah lama dikirimkan ke Gubernur Sulut Sulut. Untuk Presiden dan Mendagri dengan otoritasnya wajib menjaga kehormatan dan wibawa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia sesuai UU,” kata Adhoni kepada wartawan di Manado, Jumat (8/11/2019).

KSUP menilai sikap Gubernur Sulut itu melabrak aturan. “Sikap itu bertentangan dengan UU dan peraturan terkait lainnya antara lain UU 10/2016 tentang Pilkada pasal 164, UU 23 tahun 2014 tentang Pemda pasal 67, 76 dan 91,” ujar Adhoni yang pada kesempatan tersebut didampingi Ketua KSUP Nelson Pangkey.

Aturan dan peraturan lain yang juga dilanggar menurut Nelson adalah Perpres Nomor 16 tahun 2016 tentang tata cara pelantikan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota serta Permendagri RI No 11 tahun 2014 tentang tata cara pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Sikap Gubernur Sulut juga tak sesuai atau mengingkari Keputusan KPU Talaud tentang penetapan hasil Pilkada serentak 27 Juni 2018, Keputusan MK terkait sengketa hasil suara Pilkada Talaud dan keputusan Mendagri mengenai pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Talaud  hasil Pilkada serentak 27 Juni 2018,” Adhoni memaparkan.

Sikap dan keengganan Gubernur Sulut melantik pasangan ELly-Moktar menurut NelsonPangkey bisa berdampak hukum dan politik bagi orang nomor satu di daerah Nyiur Melambai itu ke depan mengingat akhir tahun inipun sudah memasuki tahapan Pilkada serentak untuk periode 2020-2024. “Masyarakat dapat memberikan sanksi politik dan moral bagi kandidat tertentu, termasuk partai politik yang tidak aspiratif dan membungkam demokrasi serta suara rakyat yang demokratis lewat pemilihan kepala daerah,” ucap Nelson.

Sebelumnya saat menghadiri rapat paripurna di DPRD Sulut, Selasa (5/11/2019) lalu, Olly menegaskan tak akan melantik pasangan E2L-Moktar. “Saya harus melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pejabat publik yang bekerja sesuai dengan perundang-undangan,” kata Ketua DPD PDIP Sulut ini.

Olly mengaku baru akan melantik pemenang Pilkada Talaud itu jika ada perintah pengadilan. “Sekarang sementara di pengadilan. Jika ada perintah dari pengadilan, saya lantik,” ujarnya dengan tegas.

Ia sudah menyampaikan masalah ini ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Jika saya salah, saya sampaikan silakan Kemendagri melakukan pelantikan. Saya tak mau melanggar aturan,” katanya.

Keengganan Olly melantik E2L-Moktar sempat ditanggapi Mendagri sebelumnya, Tjahjo Kumolo. Pria yang kini dipercaya Jokowi sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (MenPAN) itu menegaskan bahwa ia telah mengeluarkan SK yang memerintahkan agar Gubernur Sulut segera melantik Bupati Talaud.

“Silakan tanya pada Gubernur Sulut. Saya sudah mengeluarkan SK. Gubernur adalah wakil pemerintah pusat di daerah. Yang berwenang melantik kepala daerah bupati atau wali kota atau wakil sesuai SK kemendagri kalau tingkat II adalah kewenangan gubernur,” kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta seperti dilansir dari Kompas.Com, Rabu (16/10/2019). Tjahjomengaku tak mengetahui apa yang membuat Gubernur Sulut Olly Dondokambey tak mau melantik Bupati dan Wakil Bupati Talaud terpilih. Ia meminta hal tersebut ditanyakan langsung kepada Gubernur Sulut. “Yang penting suratnya, SK-nya sudah kami kirim ke Pemda Sulut,” ujar Tjahjo (ags)

Author: Redaksi MyManado

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *