Nasdem Diabaikan dalam Pembentukan AKD, Laikun: Semoga Benar-benar untuk Kepentingan Rakyat

MANADO, Mymc-Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Manado  sudah terbentuk. Dari pembentukan tersebut, satu yang menarik perhatian publik adalah tak adanya personil Fraksi Nasdem yang diberi kepercayaan duduk di posisi pimpinan, baik di badan maupun komisi. Nasdem seperti diabaikan.

Apa tanggapan  pimpinan dan anggota Fraksi Nasdem soal ini? Dalam sesi press conference di Ananas Cafe Manado, Wakil Ketua DPRD Manado Adrey Laikun menyebut ada ketinggalan dalam pembentukan AKD. Padahal menurut dia semua fraksi sepakat mengedepankan kebersamaan. 

Informasi sebelumnya memang Nasdem akan mendapat posisi Ketua Komisi II. “Ada ketidakadilan dalam proses pembentukan AKD. Berbeda dengan kesepakatan awal yang mengusung dan menggaungkan kebersamaan,” ujarnya.

Meski begitu, legislator dari daerah pemilihan Tuminting dan Bunaken itu berterima kasih kepada semua wakil rakyat dan fraksi di DPRD Manado. “Kami terima diperlakukan seperti ini. Kami berterima kasih. Semoga ke depan apa yang dirancangkan benar-benar untuk kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi atau partai tertentu,” katanya.

Dalam sesi tanya jawab, terungkap jika penyebab Nasdem ditinggalkan ditengarai karena Peraturan Walikota (Perwal)  Manado GS. Vicky Lumentut (GSVL). GSVL diketahui adalah Ketua DPC Partai Nasdem Manado.

Perwal itu soal gaji dan tunjangan fasilitas  wakil rakyat Manado yang turun dibanding periode sebelumnya. “Pak Wali Kota sudah menjelaskan jika Perwal sudah sesuai aturan dan petunjuk BPK. Akhir periode lalu ada indikasi kesalahan administrasi. Pak Wali Kota tak ingin ada temuan yang bisa berujung hukum, termasuk TGR. Ini yang paling ideal sesuai aturan,” kata Ketua Fraksi Nasdem Frederik Tangkau yang dibenarkan Wakil Ketua Revani Parasan dan Sekretaris Fraksi Nasdem

Sayang soal besaran gaji dan tunjangan fasilitas tersebut, Tangkau tak merincinya. “Takut angkanya salah, nanti kami lihat lagi,” ucapnya.

Sekedar diketahui Fraksi Nasdem terdiri dari tujuh personil. Lima berasal dari Partai Nasdem yakni Adrey Laikun, Frederik Tangkau, Arthur Rahasia, Tanti Kumendong dan Frangko Wangko. Sementara dua lainnya adalah Robert Tambuwun dan Revani Parasan dari Partai Perindo. Dalam sesi jumpa pers tersebut, hanya Arthur Rahasia. “Pak Arthur Rahasia tak bisa hadir karena memimpin ibadah di wilayahnya,” kata Frangko Wangko. (ags)

Author: Redaksi MyManado

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *